Satlantas Kunjungi MAN 1 Pidie

Kasat lantas Pidie AKP Dede Kurniawan, S.I.K

PIDIE – Pemahaman tentang keselamatan berkendara perlu ditanamkan sejak dini, guna tercipta kesadaran tertib berlalu lintas. Senin (27/1/2020),Sat Lantas Polres Pidie mengunjungi Sekolah Menengah Atas MAN 1 Pidie di komplek pelajar tijue.

Kehadiran Sat Lantas Polres Pidie tersebut dalam rangka menggelar kegiatan “Kunjungan edukatif Ke Sekolah,Police go to school”.

Pada kegiatan tersebut,Kasat Lantas yang memimpin upacara tampil selaku Pembina Upacara dan dihadiri oleh seluruh siswa,Pejabat sekolah dan guru staf pengajar sekolah.

“Kehadiran kami sebagai pembina upacara di sekolah merupakan bagian program Police Goes To School,” Papar Kasat Lantas Polres Pidie AKP Dede Kurniawan, S.I.K

Kegiatan bertujuan menyampaikan himbauan dan sosialisasi tentang tata cara berlalu lintas yang berkeselamatan kepada para siswa-siswi Dan memberikan edukasi serta pemahaman tentang tertib berlalulintas dengan mengedepankan keselamatan sebagai kebutuhan kepada kalangan pelajar.

Kegiatan ini mengajak para siswa-siswi senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dalam berkendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan memperhatikan kelengkapan kendaraan serta kelengkapan adminstrasinya karena semuanya itu adalah salah satu syarat untuk berkendaraan.

“Hal ini bertujuan agar para siswa menanamkan rasa disiplin dalam berlalu-lintas serta mengetahui rambu lalu-lintas secara dini agar nantinya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan untuk menjalin kemitraan antara Polisi Lalu Lintas dengan masyarakat khususnya dilingkungan sekolah”ujar Kasat Lantas.

“kegiatan ini dharap dapat menanamkan kesadaran kepada para siswa pelajar untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan khususnya dikalangan pelajar.

Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Sat Lantas Polres Pidie. Program ini bertujuan mengurangi kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

 “Kami berharap semua program keselamatan di jalan ini didukung Dinas Pendidikan, sekolah, komite sekolah, pelajar sendiri dan orang tua,” tambahnya.

 “Tidak ada toleransi untuk pelajar yang menggunakan kendaraan tanpa SIM” tandas Kasat Lantas.