Kepala Madrsah, Guru dan Pengawas ikuti AKG di MAN 1 Pidie

PIDIE : Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pidie Mustafa, S.Ag serta beberapa guru, pengawas dan guru Bimbingan Konseling mengikuti Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP), Asesmen Kompetensi Kepala Madrasah (AKK), dan Asesmen Kompetensi Guru (AKG) yang digelar secara  serentak di seluruh Indonesia secara online,  Kamis 19 November 2020 dan berakhir Senin 23 November 2020.

Sebanyak 39 Guru MAN 1 Pidie beserta kepala  madrasah mengikuti ujian AKG di lokasi satu Pidie yang bertempat di MAN 1 Pidie, Karena Ada Beberapa Lokasi Ujian Yang Ditetapkan Oleh Kantor Kemenag Kaputen Pidie Menurut Keterangan Kasi Penmad.

Pelaksanaan hari pertama Ujian Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala (AKK), dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP) Madrasah berbasis komputer ini dilaksanakan selama 3 sesi:

  • Sesi 1 : Pukul 08.00 – 10.00 WIB
  • Sesi 2 : Pukul 10.00 – 12.00 WIB
  • Sesi 3 : Pukul 14.00 – 16.00 WIB

Sebelum pelaksanaan Ujian Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala (AKK), dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP) Madrasah dimulai para peserta dicek kebenaran identitasnya oleh Panitia, Peserta Asesmen juga diwajibkan memenuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran mata rantai virus Covid-19.

“Ada 3 asesmen yang kita ikuti. Hari ini, Kamis (19/11), asesmen AKK, lalu besok untuk AKG dan AKP,” ujar Kepala Madrasah di Ruang Kerjanya.

Menurut Mustafa, S.Ag, materi yang diujikan khusus untuk kepala madrasah seputar soal bagaimana kepala madrasah memenej sekolah sehingga menjadi unggul. “Tadi ada 60 point yang ditanyakan secara acak dengan mengunakan sistem CAT (Computer Assessment Test), termasuk 8 standar pendidikan,” ujarnya.

PESERTA UJIAN AKG

Untuk hasil penilaian AKG/AKK/AKP Disampaikan lewat SIMPATIKA masing-masing peserta.hasil penilaian ini akan dijadikan dasar untuk mengikuti program pengembangan keprofesian  berkelanjutan (PKB) dengan kategori 76-100 predikat(M) Mahir, 51-75 predikat (T) Terampil, 26-50 predikat (C) Cakap dan 0-25 predikat (B) Berkembang.

Mustafa, S.Ag mengatakan, program kementerian agama ini sangat penting dilakukan untuk  pendidikan kita di madrasah. Tentunya, dengan asesmen ini, akan terjaga mutu GTK di lingkungan Kemenag dengan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Uji coba asesmen kompetensi secara online ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu kita sebagai Kepala Madrasah dan Guru, baik tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah.

Di samping itu dengan asesmen ini membuat kita sebagai kepala madrasah, guru maupun pengawas madrasah terbiasa dengan sistem digitalisasi pembelajaran sekaligus tersedianya baseline pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, Ini jelas sangat penting sebab guru dan kepala madrasah menjadi penentu kualitas penyelenggaraan pembelajaran di madrasah,” tandas Mustafa, S.Ag.