Ustadz KH Muhammad Syauqi Zainuddin MZ Isi Ceramah Di MAN 1 Pidie

Pidie – Putra almarhum Ustadz KH Zainuddin MZ, KH Muhammad Syauqi Zainuddin MZ menyampaikan tausyiah MAN 1 Pidie, dalam road show dan dakwah safari subuh dari agenda yang dilakukan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Pidie bersama Yayasan Kita Peduli Berbagi (YKPB) Aula MAN 1 Pidie Selasa (2-3-2021).

Dalam pesan tausyiah itu, KH Muhammad Syauqi Zainuddin MZ  menekankan kebanyakan permintaan atau doa insan manusia selama ini tidak terkabul oleh Allah SWT dikarenakan pengabdian atau ibadah kepada Allah SWT sangat tidak sesuai dengan kenikmatan yang telah diberikan.

“Kita baru ingat Allah SWT, ketika ditimpa musibah, manakala kondisi seperti ini dengan mudah meminta pertolongan dari Allah yang lazimnya saat kepala  terbentur tembok, rata-rata baru ingat Tuhan namun setelah sehat, rata-rata  lupa singgah ke masjid untuk shalat dalam pengabdian kepada Allah SWT,” ujarnya.

Selanjutnya, juga  banyak umat muslim yang kufur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Buktinya, dalam tempo 24 jam yang diberikan dalam sehari semalam hanya 25 menit  untuk ibadah shalat sebagai pengabdian  kepada Allah SWT kerap luput.

“Maka jangan heran, kenapa doa kita hari ini tak terjawab dikarenakan dalam praktek  hidup ini kita lebih dominan kufur pada nikmat yang telah diberikan-Nya,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala MAN 1 Pidie, Darwin, S.Ag.MH  dalam sambutan singkat di hadapan ratusan siswa-siswi dan guru beserta staf mengatakan, dakwah road show yang dilakukan BKPRMI ini menjadi pencerahan bagi setiap umat muslim khususnya kita yang berada di madrasah, dan ini adalah kesempatan yang jarang maka kami sangat berterimakasih kepada (BKPRMI) Kabupaten Pidie atas kerjasamanya KH Muhammad Syauqi Zainuddin MZ dapat berhadir di MAN 1 Pidie yang kita cintai ini. terangnya

Ketua Umum BKPRMI Pidie, M Nazarullah S.Ag kepada Humas, Selasa (2-3-2021) mengatakan agenda road show dan safari Dakwah ini dilakukan dalam mewujudkan program dakwah di bumi nusantara.

“Selain itu juga kami bersama Yayasan Peduli Berbagi juga menggalang waqaf Quran dari para Guru dan siswa-siswi untuk disalurkan kepada warga dengan program One Home One Quran di segenap penjuru nusantara,”ungkapnya.